Sudah Saatnya Dokter Umum di Indonesia Membuat Satu Perhimpunan Tersendiri !

Banyuwangi, 8 April 2008.

Saat ini, di indonesia banyak berdiri perhimpunan-perhimpunan dokter (spesialis) disamping organisasi IDI tentunya. Perhimpunan tersebut memang terbukti sangat bermanfaat bagi setiap anggotanya. Membantu menyelesaikan masalah yang ada di profesi itu, update ilmu kedokteran terbaru, sampai hanya sekedar ajang kangen-kangenan belaka.

Dokter umum sebagai salah satu cabang (?) dalam ilmu kedokteran sudah saatnya mempunyai perhimpunan sendiri. Tujuannya juga untuk saling meneguhkan hati untuk beramal dan beribadah lewat profesi yang sangat mulia ini. Apabila dokter spesialis hanya menangani seputar spesialisasinya masing-masing, tidak begitu dengan dokter umum. Ia akan dengan ikhlas hati memeriksa, mendiagnosis dan membantu semua lapisan masyarakat tanpa memandang usia, jenis kelamin, dan status ekonomi. Hal ini yang perlu dicatat sehingga kita perlu mengangkat harkat dan rasa pede terhadap sebutan orang tentang profesi kita, yaitu dokter umum.

Untuk itu, saya usulkan dan meminta pendapat dari seluruh teman sejawat dokter umum tentang ide saya ini. Tidak semua dokter umum akan dan mau menjadi dokter spesialis dengan berbagai alasan masing-masing. Harus ada sebagian dari kita dokter umum yang dengan sadar diri untuk mau tetap menjadi dokter umum, mengingat tugas kita yang sangat mulia (melebihi kemuliaan sejawat dokter spesialis..?).

Bagaimana menurut sejawat?

18 comments on “Sudah Saatnya Dokter Umum di Indonesia Membuat Satu Perhimpunan Tersendiri !”

  1. dani says:

    o i a blm ada ya.. ๐Ÿ˜€
    perhimpunan dokter umum indonesia (pdui; Indonesia General Practitioner Association atau Indonesia Association of GP)
    seru juga..

    sekalian..
    Indonesia Medical Blogger ๐Ÿ™‚

  2. drhandri says:

    saya juga berangan-angan PDUI. logonya pun sudah saya siapkan. lain kali saya upload biar tambah seru

  3. drSetyo says:

    wah klo usul itu saya setuju sekali, biar qta dr.umum biar tidak dipandang sebelah mata … ๐Ÿ™‚ saya mau deh tar jadi tim kreatif masalah promo, dll

  4. drSetyo says:

    wah klo usul itu saya setuju sekali, biar qta dr.umum biar tidak dipandang sebelah mata … ๐Ÿ™‚ saya mau deh tar jadi tim kreatif nya, ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

  5. dr.TulusBudi says:

    ide itu sebenarnya sudah lama.. bahkan tgl 4 agustus 2007 lalu sudah ada publikasi perhimpunan dokter layanan primer indonesia, tapi tidak tahu follow up pertemuan (deklarasi?) yg disambut baik IDI tsb.

  6. saya setuju sekali, selama ini dokter umum selalu dipandang sebelah mata oleh para sejawat dokter spesialis, padahal dengan persentase jauh lebih banyak (sekitar 80%-90% di indonesia adalah dokter umum) belum tentu para sejawat dokter umum itu kalah skill & pengalaman dari sejawat dokter spesialis yg saya pikir sebagai legalitas saja.
    Saya mendukung & siap bantu untuk proses “partus”nya..

  7. Handry says:

    Sip, makasih juga dah mampir ke tempat sy.
    Yah saya setuju juga niy kalo kita bisa buat PDUI, bisa2 anggotanya terbanyak dong, soalnya kan pada DU dulu baru spesialis. Moga2 terwujud rencananya mas, Aku dukung Lho!!

  8. rahmat says:

    bagus dok, usul gimana klau dunia medis di indonesia juga mempromosikan produk2 herbal asli indonesia dan juga hasil dari lebah madu: seperti bee pollen dan propolis. supaya petani obat herbal dan peternak lebah juga mendapat keuntungan.
    salam kenal peternak lebah madu

  9. ihsan says:

    sepakat…..!!!
    dokter umum harus punya wadah sendiri…..

  10. dr. Thaib Saleh says:

    Saya sangat setuju apabila hal ini segera kita wujudkan. Sebab saya khawatir jangan sampai kelak dokter umum tidak ada peran lagi serta tidak ada bergaining, seiring dengan semakin banyaknya dokter-dokter spesialis. Saya siap diundang apabila akan diadakan pertemuan bagi dokte umum.

  11. Kusumo Panca says:

    Saya sih orang biasa aja. saya sih wong jogja tp keluarga dari kakek (garis ibu) dari wong genteng. Usul neh, dok! gimana kalo dari sebagian dokter umum itu menspesialisasikan diri jadi “dokter herbal” gitu gimana… walaupun secara akademisi tinjauan spesialist mungkin “TIDAK PERNAH ADA” tapi kan secara tinjauan ilmiahnya ada donk 1 atau 2 produk herbal yang bisa dipertanggung jwbkan secara ilmiah. Maksudnya dari kajian penelitian, pengakuan “mbah2″nya ahli medikbaik dari dalam maupun dari luar. Yaaa namanya usul… boleh kan dok?

    Salam SEHAT..!!
    Hormat saya, panca – wong Jogja yang Wong Genteng Bwi yang sekarang lg domisili di Mojokerto
    088 86 87 89 80 / 0274 654 6337

  12. hartadi says:

    betul mas, saya setuju sekali dibentuk wadah bagi dokter umum. Selama ini dokter umum dipandang rendah oleh sebagian temen teman spesialis padahal bayak dokter umum yang memiliki kualitas dan dedikasi kerja sangat bagus.banyak informasi yang bisa kita share buat teman sejawat agar kita semua maju, Kita harus bisa bangga jadi GP.

  13. adrian says:

    Wah, setuju sekali…
    Mudah-mudahan melalui wadah ini, aspirasi para dokter umum dapat diperjuangkan…

    -ajk

  14. dr Yosman says:

    Saya sangat setuju dengan hal ini… kapan akan dideklarasikan??
    Saya di Wonosobo siap ikut bahu membahu membangun dan mengembangkan PDUI…

  15. dr yeni reza says:

    setuju…terkadang saya sebagai dokter umum suka bingung kemana harus bertukar pikiran kepada sesama dokter umum selain keteman2 sealumni aja…saatnya ada wadah untuk dokter umum.

  16. wawan says:

    Salam kenal wahai sodaraku yg LAROS (Lare Osing)..kebetulan sekali ane juga LAROs nich,cuman sekarang domisili di ponorogo (RSUD Ponorogo),meskipun bukan sebagai dokter…padahal dulu “lolosan” kuliah di FK Unbraw (baca:lolos beda dengan lulus…hee,red)!?karena jujur saja dulu ane cuma ngikut2 temen2 SMA aja,biar keliatan keren aja…he!??akhirnya sekarang ‘Tersesat’ didunia Elektromedis & IT consultans di RSUD Ponorogo!??..klo boleh kasih saran sich,terus terang aja..klo ane melihat kondisi para dokter saat ini sangat miris sekali,dimana kenyataan dilapangan kadang seorang dokter seolah-olah (maaf) merasa sebagai malaikat yang menganggap DIA adalah segalanya!?yang ketika ditanya (berdasarkan pengalaman pribadi ane),dokter melakukan itu karena mereka anggap krn sekolahnya dulu “Mahal”…sehingga ketika mereka terjun dilapangan yg seharusnya bisa membantu&meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,kenyataannya mereka malah “mencekik” harga sebuah kesehatan…dan parahnya lagi,kebanyakan oknum tersebut adalah para spesialis yang notabene sudah mengenyam ilmu yg lebih tinggi,tapi ternyata moral mereka lebih rendah dari lulusan SD..(maaf)!??tapi itulah kenyataannya..maka itu ane ngedukung dech klo emang DU mo buat organisasi sendiri….semoga anggotanya kelak Sadar bahwa mereka jadi dokter itu bukan untuk semata2 cari untung/duit,tapi ada hal yg lebih mulia dari itu….ingat ya….KALO JADI DOKTER,JANGAN PEDAGANG..KLO JADI PEDAGANG,JANGAN JADI DOKTER…maksudnya : Dokter = sosial, Pedagang = Untung/Kaya/Duit…sekian dari saya..klo ada yg kurang berkenan,maaf

  17. dr Christiawaty says:

    Wahh..ide yang cemerlang….saya pikir pasti banyak teman-teman sejawat yang akan mendukungnya….banyak hal yang bisa kita angkat apabila wadah tersebut bisa terwujud…..ayoo kita gerakkan teman-teman lainnya untuk ide cemerlang ini!!

  18. Apakah sudah ada perhimpunan PDUI? jika memang sdh dibentuk boleh sharing dimana link tempat kita saling berbagi?.. Baru ketemu ini blog mbahas tentang Dokter Umum.. hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published.